|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 05 July 2011 13:27 |
|

Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, kami memohon pertolongan dan memohon ampun kepada-Nya. Kami berlindung kepada-Nya dari kejahatan diri-diri kami, dan dari keburukan amal-amal kami. Barangsiapa yang mendapatkan petunjuk Allah, tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang disesatkan oleh-Nya, tidak ada yang dapat menunjukinya. Saya bersaksi bahwasanya tiada Ilah yang Haq untuk disembah melainkan Allah, tiada sekutu bagi-Nya dan Muhammad adalah hamba dan utusan Allah .
Amma ba’du;
Dalam khotbah yang lalu kami telah membahas mengenai permusuhan syaithan terhadap Bani Adam dan kita mencatat bahwa: hal itu telah dimulai sejak pertama kali penciptaan Adam , maka kita katakan bahwa medan pertempuran antara kita dengan syaithan adalah medan yang ganas yang tidak akan mereda sampai Allah mengakhiri bumi ini dan siapa saja yang berada di atasnya. Karena ketika syaithan terusir dari rahmat Allah, dan dari surga, dia meminta kepada Tuhannya untuk memberikan dia masa tangguh sampai dengan hari kebangkitan. Hikmah dibaliknya adalah bahwa Allah hendak memberikan iblis masa tenggang sampai dengan waktu tertentu.
Kami juga telah menyatakan bahwa Iblis sendirilah yang telah memulai peperangan itu dan menempatkan singgasananya di atas air, kemudian mengirimkan sekutu-sekutunya dan meminta kepada mereka jika mereka kembali bahwa ada sebagian yang paling dekat dengannya adalah yang paling bersemangat dalam menyesatkan anak cucu Adam.
Seorang laki-laki bertanya kepada Hasan Al-Bashri rahimahullah: “Apakah Iblis tidur?” Hasan Al-Bashri menjawab: “Jika Iblis tidur, maka akan ada saat dimana Bani Adam dapat beristirahat.” Iblis telah bersumpah dengan dirinya akan melakukan kejahatan, tidak akan pernah lelah dalam menyerang manusia setiap saat, sehingga tidak ada kemurahan hati dalam peperangan dengannya dan tidak ada kesuksesan bagimu Abdullah, kecuali jika engkau adalah seorang hamba Allah.
Pembahasan kita hari ini adalah untuk mengenal tipu daya syaithan yang digunakan Iblis dalam peperangan, agar dapat memberi peringatan darpadanya, maka barang siapa yang jatuh ke dalam perangkap iblis setelah itu, tidak ada yang patut disalahkan kecuali dirinya sendiri.
Ummat ul-Islam! Ketika Allah mengeluarkan Iblis dari surga-Nya dan dari rahmat-Nya, Iblis telah mengatakan bahwa tipu daya yang akan dilancarkannya dalam peperangan (dengan Bani Adam –pent) adalah:
1. Menyesatkan manusia 2. Membuat indah (kejahatan) di muka bumi 3. Mengalihkan manusia dari jalan Allah 4. Memperdayai Bani Adam
|
|
Last Updated on Tuesday, 05 July 2011 13:38 |