|
Sunah Adzan:
- Berdiri tegak menghadap kiblat.
- Suci dari hadats besar dan kecil.
- Menggunakan pengeras suara atau berdiri di tempat yang agak tinggi.
- Muadzin sebaiknya yang bersuara bagus dan keras.
- Memasukkan ujung jari ke dalam dua lubang telinga.
- Berhenti sebentar ketika membaca kalimat-kalimat adzan.
- Membaca Do'a Sesudah Adzan.
Lafal Adzan:
 Allaahu akbar, 2x Artinya: Allah Maha Besar.
 Allaahu akbar, 2x Artinya: Allah Maha Besar.
 Asyhadu allaa ilaaha illallaah, 2x Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah.
 Asyhadu anna Muhammadar Rasulullaah, 2x Artinya: Aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu utusan Allah.
 Hayya 'alash shalaah, 2x Artinya: Marilah segera shalat.
 Hayya 'alal falaah, 2x Artinya: Marilah mencari kemenangan.
 Allaahu akbar, 2x Artinya: Allah Maha Besar.
 La illaaha illallaah. Artinya: Tiada Tuhan selain Allah.
Di dalam "Adzan subuh", sesudah mengucapkan "Hayya `alal falaah, 2x", perlu ditambahkan ucapan:
 Ashshalaatu khairum minannaum, 2x Artinya: Shalat itu lebih baik daripada tidur.
Jawaban Adzan:
Apabila kita mendengar adzan hendaknya kita menjawabnya. Caranya ialah dengan menirukan seperti apa yang diucapkan oleh muadzin (orang yang adzan), kecuali apabila muadzin mengucapkan "Hayya `alash shalaah dan Hayya `alal falaah", maka kita hendaknya mengucapkan:
 La hawla walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil adziim.
Artinya: Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
Di dalam "Adzan subuh", apabila muadzin mengucapkan "Ashshalaatu khairum minannaum", maka kita hendaknya menjawab dengan:
 Shadaqta wa bararta wa anaa 'alaa dzalika minasy syaahidiin.
Artinya: Engkau telah benar dan telah berbuat baik. Dan terhadap yang demikian itu, saya termasuk orang-orang yang menjadi saksi.
Do'a Sesudah Adzan:
 Allaahumma Rabba haadzihid da'watit tammah, washshalaatil qaa'imah, aaati Muhammadanil wasiilata wal fadhiilah, wab'ats-hu maqaaman mahmuudanilladzii wa'ad-tah. Innaka laa tukhliful mii'aad.
Artinya: Ya Allah, Tuhan yang mempunyai panggilan yang sempurna dan yang mempunyai shalat yang sedang didirikan ini, berilah kepada Nabi Muhammad dengan limpahan karunia-Mu, kedudukan dan keutamaan (yang paling tinggi) dan limpahkanlah kepadanya tempat yang terpuji, yang telah Engkau janjikan kepadanya, sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.
sumber : http://ilma95.net
|